BATANG- zonamerdeka.com- Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Batang H. Ahmad Ridwan berikan dukungan pada Bayu Saputra atlet pelari jarak pendek / sprint 60 meter wakil Kabupaten Batang dan Provinsi Jawa Tengah untuk berlaga di ajang Porsadin (Pekan Olahraga dan Seni Madrasah Diniyah) yang akan digelar di Kota Bandung Jawa Barat.
Dukungan tersebut juga untuk merespon surat dari Kepala Madrasah Diniyah Matholi'ul Huda Kecamatan Subah, Kabupaten Batang Jawa Tengah terkait salah seorang santrinya Bayu Saputra yang akan berlaga di Bandung nanti dan mengharumkan nama daerahnya.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan itu merespon cepat, pada Selasa malam mendapat kiriman surat melalu Whatsapp siang harinya langsung datang di kediaman orang tua Bayu Saputra di Dukuh Donorojo, Desa Adinuso RT 02 RW 04, Kecamatan Subah Kabupaten Batang Rabu, (30/11/2022).
Ditemani istrinya, yakni Riskiyah, S. Pd dan M. Zaenudin Anggota DPRD Batang asal Desa Gumawang, Kecamatan Pecalungan, mereka memberikan suport baik moril maupun materiil kepada Bayu Saputra.
H. Ahmad Ridwan mengatakan, setelah menerima kiriman surat, pagi harinya langsung ia langsung merespon untuk membantu dan datang kerumah orang tua Bayu Saputra di Adinuso Subah.
Melihat demikian, selaku Ketua DPC PDI Perjuangan Batang, pihaknya lalu menghubungi DPRD F PDI Perjuangan Batang yang mengampu Desa Adinuso yakni, M. Zaenudin, SH untuk bersama ke rumah atlet lari itu.
"Alhamdulillah, kedatangan kami disambut baik oleh orang tua Bayu Saputra, Kepala Madin, Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah ( FKDT ) Kecamatan Subah, dan perangkat desa setempat," ungkap Akhmad Ridwan.
Lebih lanjut, Ahmad Ridwan menjelaskan, kedatangannya bersama rombongan juga untuk menjawab keprihatinan dari Kepala Madin, yang salah seorang santrinya akan mengikuti lomba lari mewakili Provinsi Jawa Tengah di Bandung Jawa Barat, namun belum mendapatkan perhatian yang semestinya.
"Mudah - mudahan adik Bayu Saputra bisa meraih juara tingkat nasional, dan membawa nama baik sekolah, daerah dan tentunya kedua orang tuanya. Amin," harap Ahmad Ridwan.
Sementara itu, Kepala Madin Matholi'ul Huda, Desa Adinuso Subah Ustadz Abdul Cholik mengatakan, orang-orang di kampungnya menyebutnya Bayu Saputra dengan panggilan Dik Bayu.
Dikatakannya, Dik Bayu kini menjadi sosok yang banyak dibicarakan karena nanti pada tanggal 1-4 Desember 2022, akan mewakili Jawa Tengah lomba lari 60 meter tingkat nasional di ajang Porsadin (Pekan Olahraga dan Seni Madrasah Diniyah) yang akan digelar di Kota Bandung.
"Dik Bayu menjadi satu-satunya peserta dari Batang yang mampu lolos di tingkat kabupaten," ungkap ustadz Abdul Cholik.
Abdul Cholik menceritakan, Dik Bayu ini merupakan sosok yang pendiam. Sebelumnya ia tidak pernah diikutkan lomba apapun baik di sekolah formal maupun non formal, karena banyak orang belum memahami bakat anak pendiam ini, hingga akhirnya dipilih Madrasah Diniyah Matholi'ul Huda Adinuso untuk mewakili lomba lari tingkat kecamatan.
Saat berlaga di kecamatan, betapa mengagetkannya dia, karena saat babak penyisihan dan babak final meraih juara satu dengan jarak yang begitu jauh dengan peserta lomba yang lainnya.
"Decak kagum dewan asatidz berlanjut saat berlaga di tingkat kabupaten. Anak bapak Slamet ini kembali meraih juara 1 tanpa perlawanan yang sengit," bebernya penuh haru.
Lebih lanjut, Abdul Cholik menjelaskan, Laga Porsadin kembali digelar untuk tingkat Provinsi pada awal bulan November 2022 di Kudus. Kala itu cabang lomba lari dilaksanakan di stadion sepak bola Wergu Wetan.
"Banyak peserta lomba yang secara kasat mata jauh diatas Dik Bayu. Mereka didampingi oleh keluarga, official, bahkan rekan-rekan klub lari mereka. Sedangkan Dik Bayu hanya ditemani seorang ustadz dari madin," pungkasnya.
Bayu Saputra, meski terlahir dari keluarga yang serba pas pasan. Namun kesemuanya itu tidak mematahkan semangat Dik Bayu Saputra sedikit pun. Pada hari berlangsungnya lomba, bapaknya (Slamet), juga harus berangkat bekerja. Karena selain Dik Bayu, Slamet harus menghidupi 4 anaknya. Bahkan ibunya sampai hari ini, bekerja di Ibu Kota sebagai pembantu rumah tangga. Dan itu semua akan memberikan semangat tersendiri bagi Bayu Saputra untuk pulang membawa mendali juara.(RZM)


