Gerakan Wonotunggal Tech Savvy, Mahasiswi KKN Undip Kenalkan Aplikasi "TEMAN BISNIS" Untuk Pelaku UMKM

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Gerakan Wonotunggal Tech Savvy, Mahasiswi KKN Undip Kenalkan Aplikasi "TEMAN BISNIS" Untuk Pelaku UMKM

10 August 2023


BATANG- zonamerdeka.com- Di era teknologi digitalisasi saat ini, pelaku UMKM semakin meningkat. Sebagai pengusaha membuat laporan keuangan merupakan hal yang penting dikarenakan dengan membuat laporan keuangan dapat mengoptimalkan biaya yang dimiliki dan juga dapat melakukan perencanaan dengan baik. 


Selain itu, laporan keuangan juga berfungsi untuk mengetahui modal yang sudah dipakai, maupun modal yang belum terpakai, utang yang harus dibayar dan lain-lain. 


Dengan membuat laporan keuangan pengusaha juga dapat mengetahui arus keuangan selama 1 bulan, 3 bulan, ataupun setahun.


Mahasiswi KKN Tim II Universitas Diponegoro Jurusan Akuntansi Perpajakan Fakultas Sekolah Vokasi melakukan Gerakan Wonotunggal Tech Savvy yaitu edukasi tentang pembukuan digital serta cara mengoperasikan aplikasi TEMAN BISNIS sebagai aplikasi penunjang bisnis UMKM. Edukasi tersebut bertempat di kediaman Bu Ipah, Dukuh Sumber, Desa Wonotunggal, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang Senin, (17 /07/2023).


Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan gambaran kepada pelaku UMKM seperti apa pembukuan digital dan menjadi dasar pengetahuan untuk melanjutkan ke tahap pelatihan penggunaan aplikasi TEMAN BISNIS yang nantinya akan berpengaruh sebagai penunjang bisnis pelaku UMKM.


“Berdasarkan survey yang telah dilakukan, kurangnya pemahaman tentang keuangan terutama dalam pelaporan menimbulkan masalah baru bagi pelaku UMKM di Desa Wonotunggal,” ujar Ighanatusy Syarifah mahasiswi KKN Tim II Universitas Diponegoro.


Ia menjelaskan bahwa mereka masih menggunakan sistem pencatatan keuangan secara manual. Selain itu sebagian besar pelaku UMKM masih buta terhadap akuntansi dan menganggap bahwa akuntansi terlalu rumit untuk dilakukan sehingga tidak ada pemisah dana pribadi dengan dana yang digunakan dalam proses usahanya.


“Perkembangan usaha tidak hanya dapat dilihat dari omzetnya saja, tetapi juga dengan melakukan pencatatan laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi keuangan yang berlaku,”katanya.



Hadirnya aplikasi TEMAN BISNIS memudahkan pelaku UMKM dalam pencatatan keuangan. Aplikasi ini dapat digunakan sebagai sarana untuk mengolah pencatatan transaksi penjualan maupun pembelian sehingga dari pengolahan tersebut dapat menghasilkan laporan laba rugi dan arus kas yang sesuai dengan standar akuntansi yang ada.


Fitur-fiturnya pun juga beragam, antara lain transaksi, laporan keuangan, piutang/utang, persediaan, dan kontak bisnis. Keunggulan dari aplikasi ini adalah kemudahan dalam penggunaan, kecepatan akses, informatif, dan dapat digunakan tanpa batasan transaksi.


Dengan memberikan edukasi tentang pencatatan keuangan berbasis teknologi, pelaku UMKM setidaknya harus memiliki pemahaman dasar tentang pencatatan keuangan dan tumbuh kesadarannya akan pentingnya pengetahuan pencatatan keuangan dalam menunjang keberlangsungan usahanya serta mengetahui bagaimana caranya untuk menerapkan sistem pencatatan tersebut.


Mendapat pendampingan tersebut, sejumlah warga mengaku senang karena dilatih mengoperasikan aplikasi TEMAN BISNIS ini. Seperti yang dikatakan Bu Ipah pemilik usaha konveksi, dirinya tak lagi repot melakukan pembukuan manual yang biasanya dikerjakan setiap sore setelah lapaknya tutup.


“Ternyata pembukuan memakai aplikasi ini lebih mudah, rekapitulasi, dan perhitungan keuntungan total langsung bisa diketahui tanpa repot menghitung satu persatu,” ujar Bu Ipah pemilik usaha umkm. 


Selanjutnya, Ighanatusy Syarifah mahasiswi KKN Tim II Universitas Diponegoro menuturkan, bahwa laporan keuangan yang merupakan hasil akhir dari aplikasi ini bisa dikonversikan dalam format PDF atau excel.


Disampaikannya, para pelaku UMKM merasa senang dengan adanya edukasi mengenai aplikasi TEMAN BISNIS oleh Mahasiswi KKN Tim II Universitas Diponegoro tersebut. Karena mereka bisa belajar mengenai pembukuan digital yang selama ini tidak pernah mereka coba dan menganggap pembukuan itu tidak terlalu penting. 


"Harapannya Gerakan Wonotunggal tech savvy terhadap aplikasi pembukuan digital bisa bermanfaat bagi mereka pelaku UMKM," tandas Ighanatusy Syarifah.(*)


ikuti zonamerdeka.com di Google News

klik disini


close